RSS

SEBUAH TANGISAN

07 Sep

BISMILLAHIRAHMANNIRAHIM

 

Pertama sekali saya ingin bersyukur kepada Allah kerana telah memberikan anugarah hidayah,rahmat dan kesihatan kepada saya sehingga saya mampu menulis coretan untuk dibaca oleh anda semua. Selawat dan salam juga diucapkan keatas junjungan mulia Muhammad bin Abdullah serta keatas kaum kerabat dan para sahabat baginda. 

 

   SEBUAH TANGISAN

“Ya Allah..aku tahu ini semua adalah ujian-Mu untuk aku..mungkin aku semakin lupa kepada-Mu,oleh itu Engkau berikan kepadaku ujian agar aku kembali mengingati-Mu…Terima Kasih Ya Allah…”

Itulah bisikan hati yang terdetik saat hati dan fikiran terasa amat berat.Diri ini seolah-olah ditimpa satu kesedihan yang menjadikan hari-hari diri ini menjadi suram.Hari-hari hanya mampu berdiam mengenangkan masalah yang ada dan adakalanya titisan air mata mengalir  tika saat keseorangan.

Itulah ujian Allah kepada hamba-Nya ini

 Tika saat diri ini terkejut pada malam hari,terus terlintas difikiran akan masalah-masalah yang dihadapi.

Lidah terus saja menyebut nama-Nya supaya hati yang gundah menjadi tenang.Teringatku akan firman Allah SWT yang kira-kira bermaksud:

“sesungguhnya hanya dengan mengingati Allah hati menjadi tenang”

(Al-Quran)

 

Lantas setelah itu,aku mula bangkit mengambil wudhuk dan melakukan solat sunat agar hati bertambah tenang.Malam itu diri ini merintih dan mengharap dengan penuh pengharapan kepada-Nya.Air mata tidak lagi tertahan sehingga menitis di hamparan sejadah.

Diri ini terus saja memohon kepada-Nya agar dipermudahkan segala urusan dan dipermudahkan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi.Tiada lagi tempat untuk merintih dan memohon melainkan kepada-Nya.

Alhamdulillah,pada malam itu juga masalah ku telah selesai apabila seorang insan itu memberikan aku kata-kata yang menyenangkan hati ini.Ujian ini adalah ujian Allah terhadap ukhuwah yang terbina.

Selesai semua itu,diri tertidur sambil limpahan air mata.

Pagi itu,aku terbangun kerana hendak sahur.Sepanjang pagi  itu aku memikirkan apa yang terjadi pada malamnya.Aku memohon lagi kepada Allah agar hati ini lebih tenang dan agar diri ini dijauhkan dari ujian-ujian seperti itu.

SubhanAllah,pagi itu hati ini sungguh tenang dan hari-hari pada hari itu tidak seperti sebelumnya.Aku benar-benar bersyukur kepada Allah atas bantuan-Nya.Sungguh Allah itu benar-benar mendengar doa hamba-Nya.

Setelah itu,maghrib tiba.Tandanya waktu untuk berbuka puasa.Setelah makan aku lantas menghamparkan sejadahku untuk menunaikan solat maghrib.Sungguh tenang hati ini dan diri ini benar-benar bersyukur kepada-Nya atas segala yang Dia kurnaikan.

Tanpa ku tahu sedikit pun rahsia Allah,rupa-rupanya ada satu lagi ujian yang Dia ingin berikan.Ya Allah..

Selesai aku menunaikan solat maghrib,aku bersiap untuk keluar bersama keluarga untuk pergi ke rumah saudara.Ujian Allah datang tika itu.

Tika itu,hati yang tadinya gembira dan terasa tenang kembali menjadi sedih dan terasa amat berat.Kalau diri ini keseorangan sudah tentu aku akan menjerit sepuas-puasnya.Namun,aku hanya mampu bersabar terhadap semua ini.Aku yakin Allah ada perancangan lain disebalik semua ini.

Sepanjang perjalanan,aku tidak bersuara memikirkan semua ini.Air mata yang ingin mengalir ku tahan agar aku tidak terlalu sedih atas semua ini.Hati kecil berbicara sendiri “kenapa semua ini terjadi..baru saja satu masalah selesai…Ya Allah…tolonglah hamba-Mu ini..”

Sekali lagi aku teringat akan firman Allah SWT yang bermaksud:

“….Kami tidak akan membebani seseorang melainkan menurut kesanggupannya…”

(Al-Quran)

 

Ayat Allah ini sering mengingat akan diri ini bahawa segala ujian dan cubaan yang dihadapi itu mampu kita hadapi.Allah tidak pernah sesekali membebani hamba-Nya..

Setelah selesai menunaikan solat isyak,doaku ku tujukan pada kawan atau sahabatku itu.Air mataku kali ini menitis akhirnya.Aku sekali lagi merintih bantuan dan kasih sayang Ilahi.

Alhamdulillah kini,hati ini mula kembali tenang walaupun masalah itu belum selesai.Hanya kepada Allah diri ini memohon dan meminta agar segalanya akan ditempuh dengan hati yang terbuka.

 

Ya Allah…

Aku memohon kepada-Mu akan pangampunan buat diri ini  kerana telah banyak melakukan  dosa dan diri ini mula melupakan-Mu…

Aku juga memohon kepada-Mu agar diri ini didekatkan dengan orang-orang yang cinta kepada-Mu agar bertambah rasa cintaku kepada-Mu…

Dan aku memohon kepada-Mu ya Allah agar Engkau berikan kekuatan dan kesabaran untuk diri ini…

 

Ameen..

 

Kepada Pembaca saya mohon doa-doa kalian semua

 

Wassalam…

 
Tinggalkan komen

Posted by di 07/09/2010 in Coretan Hati

 

Label:

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: